UNMAHA – Saat melamar kerja sebagai Business Intelligence, cover letter bukan sekadar formalitas. Cover letter menjadi Business Intelligence bisa menjadi senjata utama untuk menunjukkan kemampuan analisis dan problem-solving yang kamu miliki. Tanpa cover letter yang menarik, resume kamu bisa saja terabaikan oleh recruiter.
Menulis cover letter Business Intelligence harus strategis dan relevan. Kamu perlu menonjolkan keahlian dalam mengolah data, membuat insight, serta mengkomunikasikan hasil analisis dengan baik. Yuk, simak beberapa tips berikut agar cover letter kamu makin memikat!
Tips Membuat Cover letter menjadi Business Intelligence
1. Gunakan Format yang Profesional
Cover letter yang rapi dan profesional akan membuat recruiter lebih tertarik membacanya. Pastikan ada struktur yang jelas, mulai dari pembukaan, isi, hingga penutup.
- Gunakan font yang mudah dibaca, seperti Arial atau Calibri ukuran 11-12.
- Hindari terlalu banyak warna dan desain mencolok, tetap profesional.
- Jangan lupa alamat tujuan, seperti nama HRD dan perusahaan yang kamu lamar.
2. Tulis Pembukaan yang Menarik
Jangan langsung menyebutkan “Saya ingin melamar posisi Business Intelligence…” karena ini terlalu umum. Buatlah pembukaan yang lebih menarik dan menunjukkan antusiasme. Contoh: “Dengan pengalaman saya dalam menganalisis data dan memberikan solusi bisnis berbasis insight, saya sangat antusias untuk bergabung dengan tim Business Intelligence di [Nama Perusahaan].”
3. Jelaskan Keahlian dan Pengalaman yang Relevan
Di bagian isi, ceritakan pengalaman dan keterampilan kamu secara spesifik. Gunakan angka dan contoh nyata agar lebih meyakinkan.
- Tunjukkan bagaimana kamu mengolah data untuk mengambil keputusan bisnis.
- Sebutkan tools yang kamu kuasai, seperti SQL, Tableau, Python, atau Google Data Studio.
- Gunakan data konkret, misalnya “Saya berhasil meningkatkan efisiensi analisis data sebesar 30% dengan otomatisasi di SQL.”
Mau meningkatkan keterampilan kamu di bidang Business Intelligence? Dapatkan sertifikasi Business Intelligence Analyst dari UNMAHA untuk menambah nilai jual kamu di mata recruiter!
4. Sesuaikan dengan Kebutuhan Perusahaan
Jangan gunakan cover letter yang sama untuk semua perusahaan. Baca deskripsi pekerjaan dengan teliti, lalu sesuaikan dengan pengalaman dan skill yang relevan.
- Gunakan kata kunci dari job description agar ATS (Applicant Tracking System) mudah mendeteksi kamu.
- Tunjukkan bagaimana keahlianmu bisa membantu perusahaan mencapai target bisnisnya.
Baca Juga: Menjadi Business Intelligence Intern, Tugas dan Tanggung Jawab yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Magang
5. Gunakan Penutup yang Kuat
Bagian penutup harus meninggalkan kesan positif dan mengundang recruiter untuk menghubungi kamu. Contoh: “Saya sangat antusias untuk mendiskusikan bagaimana keterampilan saya dapat berkontribusi bagi tim Business Intelligence di [Nama Perusahaan]. Saya bisa dihubungi melalui email atau WhatsApp kapan saja.”
Untuk memperdalam pemahaman kamu tentang bisnis dan strategi berbasis data, pertimbangkan untuk melanjutkan kuliah S1 Manajemen Bisnis di UNMAHA.
6. Proofreading Sebelum Mengirim
Sebelum mengirim cover letter, pastikan tidak ada kesalahan ketik atau tata bahasa.
- Gunakan Grammarly atau minta teman untuk memeriksa ulang.
- Pastikan format dan layout tetap rapi saat dikonversi ke PDF.
Menjadi Business Intelligence juga butuh pemahaman tentang digital marketing. Yuk, ambil Sertifikasi Google Certified Digital Marketing agar lebih unggul di dunia kerja!
7. Kirimkan ke Perusahaan yang Tepat
Jangan hanya mengirim satu lamaran dan berharap diterima. Kirimkan ke beberapa perusahaan dengan posisi yang sesuai dengan keahlian kamu.
- Pastikan alamat email dan nama HRD benar.
- Kirim dalam format PDF agar terlihat lebih profesional.
- Tambahkan portofolio jika memungkinkan.
Baca Juga: Tips Memilih Platform IoT yang Tepat untuk Bisnis
Mau Tambahan Penghasilan? Jadi Reseller Laptop di Adolo!
Selain melamar kerja, kamu juga bisa jadi reseller laptop di Adolo untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Peluang bisnis menarik untukmu!
Membuat cover letter Business Intelligence yang efektif butuh strategi yang tepat. Gunakan format profesional, buat pembukaan yang menarik, ceritakan pengalaman dengan jelas, dan sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan tips di atas, peluang kamu untuk diterima kerja semakin besar!
Jangan lupa persiapkan diri dengan baik melalui pendidikan dan sertifikasi. Yuk, daftar jadi mahasiswa baru di UNMAHA sekarang juga! Jika butuh informasi lebih lanjut, hubungi admin via WhatsApp.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma